Tungkop, Darussalam, Aceh Besar 085276704550 osdaraudhatulquran@gmail.com
Tausiah LDRQ

KETIKA SIBUK MENGEJAR DUNIA YANG TIDAK DIBAWA MATI

‎بِسْمِ ﷲِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم ‎اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ‎🗒🔊🎤 Tausiah Singkat Lajnah Dakwah RQ-Center ‎ ‎KETIKA SIBUK MENGEJAR DUNIA YANG TIDAK DIBAWA MATI ‎ Hampir setiap pagi kita memulai hari dengan perlombaan yang sama, yaitu mengejar urusan duniawi. Pikiran kita langsung dipenuhi dengan urusan pekerjaan, mencari nafkah, mengejar kedudukan, hingga mengumpulkan kenyamanan hidup. Bekerja keras tentu merupakan hal yang mulia, namun sayangnya, dalam keriuhan mengejar materi tersebut, kita sering kali melupakan satu hal yang paling krusial: merawat kondisi hati agar tetap terhubung dengan Sang Pencipta. ‎ Coba kita renungkan kembali bagaimana kita membagi waktu akhir-akhir ini. Kita begitu betah menghabiskan waktu berjam-jam berselancar di media sosial, namun mendadak merasa lelah dan mengantuk saat harus membaca lembaran kitab suci meski hanya sebentar. Kita juga sangat responsif dan tidak ingin membuat manusia lain menunggu saat membalas pesan, tetapi di sisi lain, kita justru sering sengaja menunda-nunda untuk menghadap Allah ketika panggilan salat sudah berkumandang. Ironisnya, kita sering didera kecemasan luar biasa tentang jaminan rezeki yang sebenarnya sudah diatur oleh-Nya, sementara kita abai dan tidak pernah khawatir dengan tumpukan dosa yang kita perbuat setiap hari. ‎ ‎Kita perlu menyadari bahwa segala kemewahan, kendaraan, rumah megah, dan saldo tabungan yang kita banggakan saat ini memiliki masa kedaluwarsa. Suatu hari nanti, semua itu akan dilepaskan dan kita akan ditinggalkan sendirian di tempat yang sunyi. Di dalam kubur nanti, tidak ada satu pun aset duniawi yang bisa menolong kita. Satu-satunya pertolongan yang nyata hanyalah keikhlasan dalam beramal, konsistensi ibadah yang kita jaga, serta hati yang bersih yang selalu berzikir mengingat Allah. ‎ ‎Oleh karena itu, jangan sampai kita baru tersadar dan mencari Tuhan saat kehidupan kita sudah hancur berantakan. Jangan pula menunggu tubuh ini didera penyakit baru kita mau bertekuk lutut memohon ampunan dan rajin beribadah. Ajal tidak pernah memberikan sinyal atau pemberitahuan terlebih dahulu, dan tidak ada yang bisa menjamin bahwa esok hari pintu taubat masih terbuka untuk kita. ‎ ‎Sebelum kita menutup mata untuk beristirahat, mari kita sempatkan diri untuk bercermin dan bertanya secara jujur. Seandainya kesempatan hidup kita dihentikan hari ini dan kita harus kembali menghadap-Nya, apakah bekal yang kita bawa sudah cukup untuk menemani perjalanan panjang di akhirat nanti? Semoga Allah senantiasa mengikis kekerasan hati kita, mengampuni noda-noda dosa kita, dan menanamkan rasa rindu yang besar di dalam jiwa kita terhadap kehidupan akhirat. ‎والله أعلم بالصواب وإليه المرجع والمآب Do’a Kafaratul Majelis ‎سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَاإلٰهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إلَيْكَ Media informasi LDRQ-Center ‎ ‎📞Channel whatsapp LDRQ ‎📷Instagram LDRQ ‎📷Instagram Dayah RQ ‎🌎Fanpage FB ‎📡Facebook ‎🎬Youtube ‎🐦X ‎📝Telegram ‎ ‎#dayahraudhatulquran ‎#lajnahdakwahraudhatulqur’an

Tausiah LDRQ

MENGHITUNG DOSA DI AKHIR TAHUN

‎بِسْمِ ﷲِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم ‎اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ 🗒🔊🎤 Tausiah Singkat Lajnah Dakwah RQ-Center ‎ ‎MENGHITUNG DOSA DI AKHIR TAHUN ‎ ‎Sebagai manusia, kita semua pasti punya salah. Masalahnya, kita sering kali terlalu sibuk melihat kesalahan orang lain, sampai lupa melihat keburukan diri sendiri. Kita tidak akan pernah bisa memperbaiki diri kalau kita selalu merasa paling benar dan malas mengoreksi diri sendiri. ‎ ‎​Padahal, Allah SWT sudah mengingatkan kita dalam QS. Al-Hasyr: 18: ‎​يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍۚ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ خَبِيْرٌ ۢبِمَا تَعْمَلُوْنَ ​“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” ‎​Apa yang harus kita periksa? ​Coba luangkan waktu sejenak untuk bertanya pada diri sendiri: ‎1. Bagaimana kabar hati kita? Apakah di dalamnya masih penuh dengan sifat iri, dengki, dan prasangka buruk kepada orang lain? Atau justru sudah bersih, tenang, dan selalu rindu kepada Allah ‎2. Bagaimana dengan perbuatan kita sehari-hari? Apakah tangan, kaki, mata, dan lisan kita sudah digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat? Atau malah sering kita pakai untuk melakukan hal-hal yang dilarang agama? ‎Ingatlah nasihat yang sangat berharga dari Sahabat Umar bin Khattab ini: ‎​حَاسِبُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُحَاسَبُوا ، وَزِنُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُوزَنُوا ​“Koreksilah diri kalian sebelum kalian dikoreksi! Timbanglah amal kalian sebelum amal kalian ditimbang (di hari kiamat)!” Kenapa kita harus buru-buru memeriksa diri? Karena hidup kita di dunia ini sangat singkat dan dibatasi oleh waktu. Syaikh Muhammad Jalaluddin dalam ringkasan kitab Ihya Ulumuddin mengingatkan kita tentang modal hidup yang sebenarnya: ‎​مَا لِي بِضَاعَةً إِلَّا الْعُمْرَ, وَمَهْمَا فَنَى فَقَدْ فَنَى رَأْسُ الْمَالِ ​“Kita tidak mempunyai modal kecuali umur. Ketika umur kita habis, maka habislah modal kita.” Bayangkan kalau kita punya modal usaha, lalu uangnya habis begitu saja tanpa menghasilkan apa-apa. Tentu kita akan bangkrut. Begitu juga dengan hidup kita. Jika modal bernama “umur” ini habis untuk hal yang sia-sia atau berbuat dosa, kita akan menjadi orang yang paling rugi dan bangkrut di akhirat nanti. ‎Momen pergantian tahun ini adalah waktu yang tepat untuk “bercermin”. Mari kita akui semua kekurangan dan dosa kita di hadapan Allah, lalu mulailah berbenah. Mumpung jantung masih berdetak dan modal umur masih tersisa, mari kita perbaiki masa depan kita sebelum semuanya terlambat. ‎والله أعلم بالصواب وإليه المرجع والمآب Do’a Kafaratul Majelis ‎سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَاإلٰهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إلَيْكَ Media informasi LDRQ-Center ‎📞Channel whatsapp LDRQ ‎📷Instagram LDRQ ‎📷Instagram Dayah RQ ‎🌎Fanpage FB ‎📡Facebook ‎🎬Youtube ‎🐦X ‎📝Telegram ‎ ‎#dayahraudhatulquran ‎#lajnahdakwahraudhatulqur’an

Uncategorized

Jadwal Arus Balik Santri Dayah Raudhatul Qur’an Tungkob Pasca Libur Hari Raya Iduladha 1447 H

Aceh Besar – Setelah menikmati masa libur Hari Raya Iduladha bersama keluarga, seluruh santri Dayah Raudhatul Qur’an Tungkob dijadwalkan kembali memasuki asrama pada Minggu, 7 Juni 2026. Kegiatan arus balik ini menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas pendidikan, pengajian, dan pembinaan santri di lingkungan dayah secara normal. Pihak dayah mengimbau kepada seluruh santri dan wali santri agar dapat memperhatikan jadwal yang telah ditetapkan serta memastikan kehadiran tepat waktu guna mendukung kelancaran proses belajar mengajar dan berbagai kegiatan kepesantrenan yang akan kembali berjalan setelah masa libur. Momentum kembali ke dayah diharapkan menjadi awal yang baik bagi para santri untuk melanjutkan perjalanan menuntut ilmu dengan semangat yang baru. Selain membawa perlengkapan pribadi yang diperlukan selama berada di asrama, para santri juga diharapkan menjaga kesehatan, kedisiplinan, dan kesiapan mental untuk kembali mengikuti seluruh program pendidikan yang telah dijadwalkan. Pimpinan dan dewan guru Dayah Raudhatul Qur’an menyampaikan harapan agar seluruh santri dapat kembali dengan selamat dan dalam keadaan sehat, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal. Kehadiran tepat waktu juga menjadi bagian dari pendidikan karakter yang senantiasa ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan dayah. Melalui pengumuman ini, Dayah Raudhatul Qur’an Tungkob mengucapkan terima kasih kepada seluruh wali santri atas kerja sama dan dukungan yang diberikan selama masa libur. Semoga kebersamaan yang terjalin selama Hari Raya Iduladha membawa keberkahan dan menjadi motivasi bagi para santri untuk semakin giat dalam menuntut ilmu serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Jadwal Arus Balik Santri Hari/Tanggal: Minggu, 7 Juni 2026 Kegiatan: Kembali masuk asrama (Arus Balik) Lokasi: Dayah Raudhatul Qur’an Tungkob, Darussalam, Aceh Besar “Menuntut ilmu adalah perjalanan mulia yang membutuhkan kesungguhan, kedisiplinan, dan keikhlasan. Semoga langkah kembali ke dayah menjadi langkah menuju keberkahan dan kesuksesan dunia serta akhirat.”

Uncategorized

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H Mari jadikan momentum pergantian tahun hijriah sebagai langkah untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan meningkatkan amal kebaikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan, kesehatan, serta kemudahan dalam setiap langkah kehidupan kita. Selamat menyambut 1 Muharram 1448 H. Semoga tahun baru ini membawa semangat hijrah menuju pribadi yang lebih baik dan lebih dekat kepada Allah SWT. #TahunBaruIslam1448H #1Muharram1448H #HijrahMenujuKebaikan #DayahRaudhatulQuran