بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ 🗒️🔊 Tausiah Singkat Lajnah Dakwah Raudhatul Qur’an (LDRQ) 📖 Kalam Hikmah: من علامات حب الله لك Tanda-tanda Allah Cinta Kepada Hamba ١- يحبب التقرب إلى الله إلى قلبك، وييسر لك عمل العبادات والطاعات وأداء الصلاة في جماعة، وأداء الفرائض في أوقاتها Seorang hamba hatinya akan selalu terpaut untuk mendekatkan dirinya kepada Allah, memudahkan hamba untuk melaksanakan ibadah-ibadah, ketaatan-ketaatan, menunaikan shalat secara berjamaah, dan melaksanakan kewajiban-kewajiban tertentu pada waktunya. ٢- ينزل على قلبك الشعور بالراحة والسكينة Hati seorang hamba akan merasakan nyaman dan tentram. ٣- يلهم قلبك الصبر على اللإبتلاء والمصائب، حيث يعتبر الابتلاء إختبارا لقوة تحمل العبد وصبره Seorang hamba akan mendapati hatinya sabar dalam menghadapi cobaan dan musibah, karena musibah dianggap sebagai ujian ketabahan dan kesabaran seorang hamba. ٤- يجعلك محبوبا ومقبولا بين الناس وفي الأرض، فالله إن أحب عبدا أمر أهل السماء أن يحبوه، فإن أحبوه أمر أهل الأرض أن يحبوه Menjadikan seorang hamba dicintai dan diterima di antara manusia dan bumi, maka Allah apabila mencintai seorang hamba maka akan menyuruh semua makhluk langit untuk mencintai hamba tersebut, begitu juga dengan makhluk bumi Allah menyuruh untuk mencintai hamba tersebut. ٥- يبعد عنك المحرمات والمعاصي Seseorang hamba akan dijauhkan dari segala yang diharamkan dan maksiat kepada-Nya. ٦- يوفقك للعمل الصالح، سواء كان بدنيا أو قوليا أو ماليا Seorang hamba akan digiring untuk selalu melakukan amal kebaikan baik tubuh, perkataan dan hartanya. ٧- يوفقك للتوبة Allah giring seorang hamba untuk selalu bertaubat atas dosanya. ٨- يوفقك لنفع الناس وقضاء حوائجهم Allah giring seseorang untuk selalu bermanfaat bagi manusia dan menjadi hamba yang bisa memenuhi kebutuhan orang lain. ٩- يوفقك للإحسان إلى أهل بيتك، ويحسن عشرتك Allah giring seorang hamba untuk berbuat baik kepada keluarganya dan berbuat baik kepada mereka. والله أعلم بالصواب و علمه أتم Do’a Kafaratul Majelis سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَاإلٰهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إلَيْكَ. Media informasi LDRQ-Center 📷Instagram LDRQ 📷Instagram Dayah RQ 🌎Fans Page Fb 📡Facebook 🎬Youtube 🐦Twitter 📝Telegram #dayahraudhatulquran #lajnahdakwahraudhatulquran 💎⭐⛅🤝
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR – Di bawah langit Tungkop yang cerah, kompleks Dayah Raudhatul Qur’an dipenuhi lantunan zikir dan shalawat yang menggema penuh kekhusyukan. Minggu pagi (21/09/2025), ratusan santri dan masyarakat dari berbagai penjuru Aceh Besar berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam sebuah momen spiritual yang tak sekadar seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi atas perjuangan dan keteladanan Rasulullah. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Pimpinan Dayah, Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya memahami sīrah Nabi sebagai sumber inspirasi moral. “Keteladanan Rasulullah bukan sekadar untuk dikenang, tetapi harus diamalkan dalam setiap aspek kehidupan,” ucapnya dengan nada haru, seolah mengajak setiap hati untuk kembali menelusuri jejak sang teladan agung. Pimpinan Redaksi LDRQ, Ummi Hj Erliyanti Yusuf, SE, turut menyuarakan semangat dakwah yang menjadi ruh acara ini. Baginya, Maulid adalah wujud cinta yang hidup, bukan hanya dalam kata, tetapi dalam komitmen untuk terus menyebarkan nilai-nilai Islam yang lembut dan penuh keteguhan. “Kami ingin Maulid ini menjadi pengingat bahwa dakwah Rasulullah adalah warisan yang harus terus kita jaga dan suarakan,” tuturnya. Setelah zikir bersama yang menggetarkan hati, acara dilanjutkan dengan makan khanduri, tradisi Aceh yang menyatukan rasa syukur dan kebersamaan. Di bawah tenda-tenda sederhana, senyum dan tawa mengalir di antara suapan nasi, mempererat ukhuwah yang menjadi inti dari ajaran Islam. LDRQ: Dakwah Digital yang Tumbuh dari Dayah Lajnah Dakwah Raudhatul Qur’an (LDRQ) bukan sekadar media dakwah. Ia lahir dari semangat perubahan, didirikan pada 2018 oleh Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA, dan digagas oleh Ummi Hj Erliyanti Yusuf, SE bersama para dewan guru. Berawal dari unggahan ceramah dan tulisan di media sosial, LDRQ kini menjelma menjadi ruang dakwah digital yang menyentuh hati dan menjangkau umat. Dengan pendekatan yang santun dan penuh makna, LDRQ terus menyuarakan Islam sebagai rahmat bagi semesta. Di tengah derasnya arus informasi, mereka memilih untuk menjadi pelita, menyebarkan harapan, memperkuat ukhuwah, dan membangun kesadaran spiritual di tengah masyarakat modern.(*) Sumber: https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/987592/maulid-nabi-di-dayah-raudhatul-quran-zikir-dan-shalawat-menggema.