بِسْمِ ﷲِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
🗒🔊🎤 Tausiah Singkat Lajnah Dakwah RQ-Center
INVESTASI LANGIT: RAHASIA DI BALIK TETESAN DARAH KURBAN
Tanpa kita sadari, kita telah memasuki sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Ini bukan sembarang waktu; ini adalah “musim panen” pahala yang paling dahsyat dalam setahun. Bahkan, amal ibadah di waktu ini nilainya bisa mengalahkan pahala jihad, kecuali bagi mereka yang syahid.
Allah SWT sampai bersumpah atas nama waktu-waktu ini dalam QS. Al-Fajr: 1-3:
وَالْفَجْرِ وَلَيَالٍ عَشْرِ وَالشَّفْعِ وَالْوَتْرِ
“Demi fajar, dan malam yang sepuluh, dan yang genap dan yang ganjil.”
Salah satu ibadah paling utama di momen ini, selain ibadah haji, adalah menyembelih hewan kurban bagi yang mampu. Ini bukan soal makan-makan daging semata, tapi soal ketundukan total kepada Allah sebagaimana perintah-Nya dalam QS. Al-Kautsar: 2:
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
“Maka kerjakanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.”
Berikut adalah empat alasan mengapa kita tidak boleh melewatkan kesempatan berkurban tahun ini:
1. Penghapus Dosa di Tetesan Pertama
Banyak dari kita yang merasa diri penuh dosa. Berkurban adalah salah satu cara “cuci gudang” dosa kita. Rasulullah SAW pernah berpesan kepada putrinya, Fatimah ra, bahwa pada tetesan darah pertama hewan kurban itu, Allah mengampuni dosa-dosa yang telah lalu. Ini adalah momen ampunan yang sangat mahal.
2. Ujian Ketakwaan (Bukan Pamer Kekayaan)
Perlu diingat, Allah tidak butuh daging atau darah hewan kita. Yang sampai kepada Allah adalah “kualitas” takwa di hati kita. Apakah kita berkurban karena ingin dipuji tetangga, atau murni karena syukur? Allah berfirman dalam QS. Al-Hajj: 37:
لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُوْمُهَا وَلَا دِمَاءُهَا وَلَكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَى مِنْكُمْ
“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.”
3. Amalan yang Paling Dicintai Allah
Pada hari Raya Idul Adha, tidak ada satu pun aktivitas manusia yang lebih dicintai Allah melebihi menyembelih hewan kurban. Jadi, jika kamu punya kelapangan rezeki namun tidak berkurban, Rasulullah SAW memberikan peringatan keras: “Jangan mendekati tempat shalat kami.” Ini menunjukkan betapa pentingnya ibadah ini bagi yang mampu.
4. Kendaraan dan Saksi di Hari Kiamat
Bayangkan, setiap bulu, tanduk, dan kuku hewan yang kita kurban akan datang pada hari kiamat sebagai saksi pembela kita. Dalam sebuah hadis riwayat Tirmidzi, disebutkan bahwa hewan tersebut akan bersaksi atas keikhlasan kita. Darah yang mengalir itu sudah diterima di sisi Allah bahkan sebelum menyentuh tanah.
Berkurban adalah soal “keberanian” melepaskan sebagian harta yang kita cintai demi kasih sayang Allah. Jangan sampai kita mampu membeli gawai terbaru atau kendaraan mewah, tapi merasa “miskin” saat harus membeli hewan kurban.
Mari gunakan kesempatan di bulan Dzulhijjah tahun ini untuk membuktikan cinta kita kepada Sang Pencipta. Semoga kurban kita tahun ini diterima, dosa-dosa kita diampuni, dan kelak kita dikumpulkan bersama orang-orang shalih dalam keadaan husnul khatimah.
والله أعلم بالصواب وإليه المرجع والمآب
Do’a Kafaratul Majelis
سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَاإلٰهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إلَيْكَ
Media informasi LDRQ-Center
📞Channel whatsapp LDRQ
📷Instagram LDRQ
📷Instagram Dayah RQ
🌎Fanpage FB
📡Facebook
🎬Youtube
🐦X
📝Telegram
#dayahraudhatulquran
#lajnahdakwahraudhatulqur’an




