Tungkop, Darussalam, Aceh Besar 085276704550 osdaraudhatulquran@gmail.com
Tausiah LDRQ

Syukur dan Kufur Nikmat Allah

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ 🗒️🔊 Tausiah Singkat Lajnah Dakwah Raudhatul Qur’an (LDRQ) Syukur dan Kufur Nikmat Allah 📖 _*Kalam Hikmah:*_ _*Cerita Rasulullah tentang syukur dan kufur 3 orang Bani Israil yang menderita penyakit lepra (supak), botak, dan buta.*_ _Rasulullah pernah bercerita tentang tiga orang dari Bani Israil, masing-masing adalah penderita lepra, orang berkepala botak, dan orang buta. Kepada ketiganya Allah suatu kali memberikan ujian dengan mengutus malaikat._ _Dalam wujud manusia, malaikat itu menghampiri pengidap penyakit lepra atau semacam kudis akut. Kepadanya, malaikat bertanya, “Apa yang paling kau inginkan?” “Rupa yang bagus, kulit yang mulus, dan penyakit yang lenyapnya penyakit yang menjijikkan banyak orang ini dari diriku,” jawab penderita lepra tersebut._ _Diusaplah tubuh orang itu dan seketika penyakitnya hilang. Keinginannya terkabul: kini ia memiliki rupa dan kulit yang indah. “Lalu kekayaan apa yang paling kamu senangi?” “Unta.” Maka diberilah seekor unta bunting. Malaikat yang menjelma manusia itu pun berdoa, “Semoga Allah melimpahkan berkah kepadamu dengan unta ini.”_ _Selanjutnya si malaikat mendatangi orang berkepala botak lantaran suatu penyakit. Orang ini menerima pernyataan yang sama, “Apa yang paling kau inginkan?” “Rambut yang bagus dan hilangnya penyakit yang menjijikkan banyak orang ini.” Malaikat mengusap kepalanya dan seketika itu hilanglah penyakitnya. Rambut yang ia idam-idamkan pun terkabulkan. Malaikat lantas bertanya lagi, “Harta apakah yang kamu senangi?” “Sapi,” jawab lelaki yang semula berkepala botak itu. Seekor sapi hamil diberikan sembari mengiringinya dengan doa, “Semoga Allah memberkahimu dengan sapi ini.”_ _Selepas penderita lepra dan kepala botak itu, giliran si malaikat mengunjungi orang buta. Percakapan serupa berlangsung kepada orang ini. “Apakah sesuatu yang paling kamu inginkan?” “Semoga Allah berkenan mengembalikan penglihatanku sehingga aku dapat melihat orang-orang.” Diusaplah wajah lelaki buta itu dan dalam sekejap Allah mengembalikan fungsi penglihatannya. Malaikat itu bertanya lagi kepadanya: “Harta apakah yang paling kamu senangi?” Ia menjawab, “Kambing.” Maka diberilah ia seekor kambing yang hendak beranak._ _Masa kandungan unta, sapi, dan kambing pemberian itu akhirnya menuai hasil. Masing-masing ternak mendapat perawatan yang baik sehingga beranak pinak dalam jumlah yang besar. Tiap orang dari ketiga orang yang ditemui malaikat tersebut kini memiliki sebanyak satu lembah hewan ternak piaraannya._ _Cerita Rasulullah tentang ketiga orang ini tidak berhenti di sini. Karena malaikat kemudian mendatangi masing-masing dari mereka. Namun kali ini malaikat tampil dalam wujud sebagai orang yang menderita._ _“Aku ini laki-laki miskin yang tak lagi punya pekerjaan untuk meneruskan perjalananku hari ini kecuali atas pertolongan Allah, lalu pertolongan anda. Demi Allah yang telah memberi anda rupa yang bagus, kulit yang mulus, dan kekayaan ini, aku minta kepada anda satu ekor unta saja sebagai bekal meneruskan perjalananku,” pinta malaikat._ _“Tanggunganku masih banyak,” jawab mantan pengidap lepra itu._ _“Sepertinya aku pernah mengenal anda. Bukankah anda orang yang dulu menderita lepra dan dijauhi banyak orang—fakir yang kemudian Allah karuniakan harta?” kata Malaikat bersandiwara._ _“Kekayaan ini aku peroleh secara turun temurun dari leluhurku,” balasnya lagi._ _“Jika anda berdusta, Allah akan mengembalikan keadaan anda seperti sediakala,” kata malaikat._ _Giliran kepada orang yang semula botak, malaikat tetap melakukan percakapan yang sama. Termasuk meminta pertolongan. Tapi lagi-lagi ia ditolak._ _”Jika anda berdusta, Allah akan mengembalikan keadaan anda seperti sediakala,” peringatan itu kembali terlontar._ _Kemudian malaikat tadi menghampiri orang yang sebelumnya buta, lalu curhat, “Aku ini laki-laki miskin yang tak lagi punya pekerjaan untuk meneruskan perjalananku hari ini kecuali atas pertolongan Allah, lalu pertolongan anda. Demi Dzat yang telah mengembalikan penglihatan anda, aku minta seekor kambing saja untuk bekal melanjutkan perjalananku.”_ _”Sungguh aku semula buta, lalu Allah mengembalikan penglihatanku. Ambillah kambing itu sesukamu, dan tinggalkan yang tak kau suka. Demi Allah, sekarang ini aku tidak akan mempersulitmu dengan sesuatu yang telah kau ambil karena Allah.”_ _Di akhir cerita, malaikat itu berkata kepada lelaki yang semula buta ini, “Peganglah kekayaanmu, karena sesungguhnya kalian ini hanya diuji oleh Allah. Allah telah ridha kepadamu, dan murka kepada kedua teman anda.”_ _Kisah ini tercantum dalam hadits riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Keterangan bahwa malaikat menjalin kontak dengan menjelma sebagai manusia dijelaskan dalam kitab Dalîlul Fâlihîn li Tuhuruqi Riyâdlish Shâlihîn._ _Cerita di atas menerangkan tentang keinginan seseorang untuk keluar dari penderitaan tertentu. Namun, ketika nasib secara lahiriah membaik, seseorang tetap saja dihadapkan dengan dua pilihan sikap: bersyukur atau kufur._ _Pelajaran dari kisah tiga orang Bani Israil tersebut adalah, bahwa nikmat yang jauh lebih besar dari keindahan fisik dan melimpahnya kekayaan adalah kesadaran untuk mensyukuri nikmat itu sendiri._ _Sebagaimana firman Allah SWT :_ *وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ* Artinya : _“Jika kamu sekalian bersyukur maka akan aku tambah nikmatku dan jika kamu sekalian kufur atau ingkar (atas nikmatku) sesunggunghnya adzabku sangat pedih”_ (QS. Ibrahim : 7) و الله أعلم بالصواب و علمه أتم _Do’a Kafaratul Majelis_ سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَاإلٰهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إلَيْكَ. *Media informasi LDRQ-Center* 📷Instagram Dayah RQ : https://instagram.com/dayahraudhatulquran 🌎Fans Page Fb : https://www.facebook.com/dayahrqcenter 📡Fb : https://www.facebook.com/pusat.rq 📷Instagram LDRQ: https://instagram.com/ldrq.raudhatulquran 🎬Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCXam1oDfCU_ieIA9WBD3VoQ 🐦Twitter : https://twitter.com/LPI_DayahRQ?s=09 📝Telegram : t.me/dayahraudhatulquran #dayahraudhatulquran #ldrqraudhatulquran 💎⭐⛅🤝🏻

Tausiah LDRQ

TIGA HAL YANG HARUS DIWASPADAI

‎بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم ‎اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ 🗒️🔊🎤 _*Tausiah Singkat Lajnah Dakwah RQ-Center*_ *TIGA HAL YANG HARUS DIWASPADAI* Rasulullah bersabda: ﻣَﻦْ ﺃَﺻْﺒَﺢَ ﻭَﻫُﻮَ ﻳَﺸْﻜُﻮ ﺿِﻴْﻖَ ﺍﻟﻤَﻌَﺎﺵِ ﻓَﻜَﺄَﻧَّﻤَﺎ ﻳَﺸْﻜُﻮ ﺭَﺑَّﻪُ ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﺻْﺒَﺢَ ﻟِﺄُﻣُﻮْﺭِ ﺍﻟﺪُﻧْﻴَﺎ ﺣَﺰِﻳْﻨًﺎ ﻓَﻘَﺪْ ﺃَﺻْﺒَﺢَ ﺳَﺎﺧِﻄًﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﻣَﻦْ ﺗَﻮَﺍﺿَﻊَ ﻟِﻐَﻨِﻲٍّ ﻟِﻐِﻨَﺎﻩُ ﻓَﻘَﺪْ ﺫَﻫَﺐَ ﺛُﻠُﺜَﺎ ﺩِﻳْﻨِﻪِ _“Barang siapa di pagi hari mengeluhkan kesulitan hidupnya (kepada orang lain), maka dia seakan-akan mengeluhkan Rabb-nya. Barang siapa di pagi hari bersedih karena urusan dunianya, maka pada pagi itu sungguh ia tidak puas dengan ketetapan Allah. Barang siapa yang menghormati seseorang karena kekayaannya, maka sungguh telah hilang 2/3 dari agamanya.”_ Melakukan _syikayah_ (pengaduan) atas nasib buruk yang dialami seseorang kepada orang lain termasuk pertanda tidak ridha atas kebahagiaan yang telah diberikan oleh Allah. Kita tidak boleh melakukan _syikayah_, kecuali kepada Allah, sebab _syikayah_ kepada Allah termasuk doa. Hal ini sebagaimana disebutkan dari riwayat ‘Abdullah bin Mas’ud bahwa Rasulullah bersabda : ﺃَﻟَﺎ ﺍُﻋَﻠِّﻤُﻜُﻢْ ﺍﻟﻜَﻠِﻤَﺎﺕِ ﺍﻟَّﺘِﻲ ﺗَﻜَﻠَّﻢَ ﺑِﻬَﺎ ﻣُﻮْﺳَﻰ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍﻟﺴَّﻼَﻡُ ﺣِﻴْﻦَ ﺟَﺎﻭَﺯَ ﺍﻟﺒَﺤْﺮَ ﻣَﻊَ ﺑَﻨِﻰ ﺇِﺳْﺮَﺍﺋِﻴْﻞَ ﻓَﻘُﻠْﻨَﺎ ﺑَﻠَﻰ ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮْﻝَ ﺍﻟﻠﻪِ ﻗَﺎﻝَ ﻗُﻮْﻟُﻮْﺍ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻟَﻚَ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻭَﺇِﻟَﻴْﻚَ ﺍﻟﻤُﺸْﺘَﻜَﻰ ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﺍﻟْﻤُﺴْﺘَﻌَﺎﻥُ ﻭَﻟَﺎ ﺣَﻮْﻝَ ﻭَﻟَﺎ ﻗُﻮَّﺓَ ﺇِﻟَّﺎ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﺍﻟﻌَﻠِﻲِّ ﺍﻟﻌَﻈِﻴْﻢِ _“Maukah kalian aku ajarkan doa yang dibaca nabi Musa ‘alaihissalam ketika melewati laut bersama Bani Isra’il, kami (para sahabat) menjawab: tentu saja mau ya Rasulullah, beliau bersabda: “Bacalah ‘Allahumma laakal hamdu wa ilaikal musytakaa, wa antal musta’an, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘Aliyyil ‘Azhiim.” (ya Allah , segala puji hanya bagi-Mu, hanya kepada-Mu lah kami mengadu, dan hanya kepada-Mu lah kami meminta pertolongan, tiada daya (untuk menjauhi maksiat) dan tiada kekuatan untuk taat, kecuali dengan pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”_ Al-A’masy berkata: _“Sejak aku mendengar doa tersebut dari saudara kandungku, maka aku tidak pernah meninggalkannya. Al-A’masy juga berkata: _“Aku pernah bermimpi didatangi seseorang, dia berkata:_ _“Wahai Sulaiman, tambahkanlah pada do’a tersebut kalimat ini:_ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻌِﻴْﻨُﻚَ ﻋَﻠَﻰ ﻓَﺴَﺎﺩٍ ﻓِﻴْﻨَﺎ ﻭَﻧَﺴْﺄَﻟُﻚَ ﺻَﻠَﺎﺡَ ﺃَﻣْﺮِﻧَﺎ ﻛَﻠِّﻪِ _”Dan kami memohon pertolongan kepada-Mu atas segala kerusakan yang pada diri kita dan kami memohon kepada-Mu diberikan kebaikan atas segala urusan kami.”_ Orang yang di pagi hari bersedih karena urusan duniawi dikatakan telah membenci Rabb-nya, karena hal ini mencerminkan bahwa dia tidak ridha dengan _qadha’_ Allah, tidak bersabar atas cobaan-Nya, dan tidak beriman dengan _qadar_-Nya, padahal semua yang terjadi di dunia ini adalah atas _qadha’_ dan _qadar_ Allah. Seseorang dilarang memuliakan orang lain karena hartanya, karena menurut syariat, seseorang hanya boleh memuliakan orang lain karena kesalihan dan keilmuannya. Orang yang memulikan harta di atas segala-galanya, itu berarti telah menghina ilmu dan kesalihan. Syaikh ‘Abdul Qadir al-Jailani dalam pesannya mengatakan: _“Setiap mukmin tidak boleh lepas dari tiga hal berikut, yakni melaksanakan perintah Allah, menjauhi larangan Allah, dan menerima qadha’ dan qadar.”_ Sumber: _Nasha’ih al-‘Ibad_ و الله أعلم بالصواب و علمه أتم _Do’a Kafaratul Majelis_ ‎سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَاإلٰهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إلَيْكَ. *Media informasi LDRQ-Center* 📷Instagram LDRQ: https://instagram.com/ldrq.raudhatulquran 📷Instagram Dayah RQ : https://instagram.com/dayahraudhatulquran__ 🌎Fans Page Fb : https://www.facebook.com/dayahrqcenter 📡Fb : https://www.facebook.com/pusat.rq 🎬Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCXam1oDfCU_ieIA9WBD3VoQ 🐦Twitter : https://twitter.com/LPI_DayahRQ?s=09 📝Telegram : t.me/dayahraudhatulquran #dayahraudhatulquran #lajnahdakwahraudhatulquran 💎⭐⛅🤝

Tausiah LDRQ

KONSERVASI LINGKUNGAN SEBAGAI IMPLEMENTASI KETAATAN KEPADA TUHAN

‎بِسْمِ ﷲِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم ‎اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ‎🗒🔊🎤 Tausiah Singkat Lajnah Dakwah RQ-Center ‎ ‎*KONSERVASI LINGKUNGAN SEBAGAI IMPLEMENTASI KETAATAN KEPADA TUHAN* ‎ ‎Upaya merawat lingkungan tidak boleh dipandang hanya sebagai persoalan duniawi, tetapi harus ditempatkan sebagai bentuk ibadah dan ketaatan mutlak kepada Allah. Dalam pandangan Islam, alam semesta adalah amanah ilahiyah. Oleh karena itu, tindakan merusak atau mengotori lingkungan adalah perilaku tercela yang mencederai status kita sebagai hamba dari Tuhan Semesta Alam. ‎ ‎Allah menegaskan kedudukan manusia sebagai Khalifah. Gelar ini membawa konsekuensi tugas untuk memakmurkan bumi, bukan merusaknya demi keuntungan sepihak. ‎ ‎وَإِذۡ قَالَ رَبُّكَ لِلۡمَلَـٰۤىِٕكَةِ إِنِّی جَاعِلࣱ فِی ٱلۡأَرۡضِ خَلِیفَةࣰۖ قَالُوۤا۟ أَتَجۡعَلُ فِیهَا مَن یُفۡسِدُ فِیهَا وَیَسۡفِكُ ٱلدِّمَاۤءَ وَنَحۡنُ نُسَبِّحُ بِحَمۡدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَۖ قَالَ إِنِّیۤ أَعۡلَمُ مَا لَا تَعۡلَمُونَ ‎ ‎_Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat, Aku hendak menjadikan khalifah di bumi. Mereka berkata, Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu? Dia berfirman, Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui._ (Q.S.Al-Baqarah: 30) ‎ ‎Dalil ini menjadi dasar legitimasi bahwa pelestarian hutan dan lingkungan adalah kewajiban melekat dari fungsi kekhalifahan manusia. Ibadah ini menuntut realisasi dalam bentuk pengelolaan dan perbaikan bumi yang konkret. ‎ ‎Islam melarang keras segala bentuk perusakan di muka bumi, termasuk pencemaran dan perilaku membuang sampah tidak pada tempatnya. ‎ ‎وَلَا تُفۡسِدُوا۟ فِی ٱلۡأَرۡضِ بَعۡدَ إِصۡلَـٰحِهَا وَٱدۡعُوهُ خَوۡفࣰا وَطَمَعًاۚ إِنَّ رَحۡمَتَ ٱللَّهِ قَرِیبࣱ مِّنَ ٱلۡمُحۡسِنِینَ ‎ ‎_Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan._ (Q.S. Al-A’raf: 56) ‎ ‎Cakupan kerusakan yang dilarang ini sangat luas, meliputi polusi udara dan air, pembalakan liar, penambangan tanpa izin, hingga pemborosan sumber daya air. ‎ ‎Salah satu wujud nyata penjagaan alam adalah reboisasi dan proteksi terhadap hutan. Kita wajib memastikan hutan terlindungi dari deforestasi dan eksploitasi yang merugikan ekosistem. Rasulullah SAW pun telah menggarisbawahi bahwa melestarikan alam dapat menjadi ladang amal jariyah. ‎ ‎مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا أَوْ يَزْرَعُ زَرْعًا، فَيَأْكُلُ مِنْهُ طَيْرٌ، أَوْ إِنْسَانٌ، أَوْ بَهِيمَةٌ، إِلَّا كَانَ لَهُ بِهِ صَدَقَةٌ ‎ ‎_Tidaklah seorang Muslim menanam suatu tanaman atau menabur suatu tanaman, lalu ada burung, manusia, atau hewan yang memakan darinya, melainkan itu menjadi sedekah baginya._ (HR al-Bukhari) ‎ ‎والله أعلم بالصواب وإليه المرجع والمآب ‎ ‎_Do’a Kafaratul Majelis_ ‎ ‎سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَاإلٰهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إلَيْكَ ‎ ‎Media informasi LDRQ-Center ‎ ‎📞Channel whatsapp LDRQ: ‎https://whatsapp.com/channel/0029ValKVW6F1YlPl1ZAWz3C ‎📷Instagram LDRQ: https://instagram.com/ldrq.raudhatulquran ‎📷Instagram Dayah RQ : https://instagram.com/dayahraudhatulquran__ ‎🌎Fanpage FB: https://www.facebook.com/dayahrqcenter ‎📡Facebook: https://www.facebook.com/pusat.rq ‎🎬Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCXam1oDfCU_ieIA9WBD3VoQ ‎🐦X: https://x.com/LPI_DayahRQ ‎📝Telegram: t.me/dayahraudhatulquran ‎ ‎#dayahraudhatulquran ‎#lajnahdakwahraudhatulqur’an

Tausiah LDRQ

Beberapa Nasehat bagi Istri yang meninggal suami

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ 🗒️🔊🎤 Tausiyah Singkat Lajnah Dakwah Rq-Center Beberapa Nasehat bagi Istri yang meninggal suami Istri harus mengasah kesabaran jiwa dalam menghadapi musibah tersebut. وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ “Dan sungguh Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS al-Baqarah ayat 155). Kesabaran dalam menghadapi se buah musibah adalah salah satu bentuk ke baikan seorang hamba Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda : عَنْ صُهَيْبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ Diriwayatkan dari Shuhaib radhiyallahu ’anhu berkata, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya seluruh urusannya itu baik, dan hal itu tidak dimiliki kecuali oleh seorang mukmin. Apabila dia mendapatkan nikmat dia bersyukur dan itu baik baginya. Dan apabila dia mendapatkan musibah dia sabar dan itu baik baginya.” (HR. Muslim, no. 5318) Seorang wanita yang ditinggal meninggal suaminya hendaknya tidak mengumbar kesedihannya. Apalagi, menyimpan kesedihan tersebut hingga berhari-hari dan menghabiskan harinya dengan menangis. Ini merupakan salah satu contoh ketidaksabarannya dalam menghadapi musibah yang ada. Bahkan, bisa saja karena perilaku sang istri, hal ini dicatat sebagai dosa bagi dirinya dan si mayit. “Dua perkara yang terdapat pada manusia dan hal itu merupakan bentuk kekufuran adalah mencela nasab dan meratapi mayit.” (HR Muslim). “Seorang Muslimah yang terus meratapi mayit pun terancam dipakaikan celana dari timah cair dan baju dari kudis pada hari kiamat.” (HR Muslim). Mereka pun akan dikenakan azab kubur. Hendaknya seorang wanita yang sedang mengalami musibah bisa bersabar dan mengucapkan istirja’ dan doa. “(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun,” sabda Allah dalam QS al-Baqarah: 156. Nabi SAW pun mengajarkan doa kepada Ummu Salamah RA yang ditinggal wafat suaminya, إنّاَ للهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْراً مِنْها “Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan sesungguhnya kami akan kembali kepada-Nya. Ya Allah, berilah pahala atas musibah yang menimpaku dan gantikanlah dengan yang lebih baik.” (HR Muslim). Setelah bisa melalui musibah ini de ngan kesabaran, seorang Muslimah akan menghadapi masa ‘Iddah. Ini adalah masa tunggu seorang wanita karena perceraian atau kematian suami. Seorang istri yang ditinggal wafat suaminya tidak lepas dari dua keadaan: hamil atau tidak hamil. Apabila wanita itu hamil maka ‘Iddahnya adalah saat melahirkan selu ruh kandungannya. Allah berfirman dalam QS ath-Thalaq ayat 4, “Dan perempuan-perempuan yang hamil, waktu iddah mereka itu ialah sampai mereka melahirkan kandungannya.” Adapun bagi wanita yang tidak hamil maka masa ‘Iddahnya adalah empat bulan 10 hari. Hal ini berlaku baik wanita itu sudah dikumpuli atau belum dikum puli, baik itu wanita muda maupun sudah tua. وَالَّذِيْنَ يُتَوَفَّوْنَ مِنْكُمْ وَيَذَرُوْنَ اَزْوَاجًا يَّتَرَبَّصْنَ بِاَنْفُسِهِنَّ اَرْبَعَةَ اَشْهُرٍ وَّعَشْرًا ۚ فاِذَا بَلَغْنَ اَجَلَهُنَّ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ فِيْمَا فَعَلْنَ فِيْٓ اَنْفُسِهِنَّ بِالْمَعْرُوْفِۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ “Orang-orang yang meninggal dunia di antaramu dengan meninggalkan istri-istri (hendaklah para istri itu) menangguhkan dirinya (ber’iddah) empat bulan 10 hari. Kemudian apabila telah habis ‘iddahnya, maka tiada dosa bagimu (para wali) membiarkan mereka berbuat terhadap diri mereka menurut yang patut. Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.” (QS al-Baqarah: 234). Selama masa ‘Iddah, ada beberapa hal yang hendaknya diperhatikan oleh seorang wanita. Beberapa, di antaranya, wanita tersebut wajib tinggal di rumah di mana suaminya meninggal dunia, tidak berpindah tempat kecuali karena ada alasan syar’i. Rasulullah SAW bersabda kepada Furai’ah binti Malik RA, “Tinggallah di rumahmu hingga masa ‘iddahmu selesai.” (HR Tirmidzi). Dia pun harus berada di dalam rumah dan tidak keluar rumah kecuali ada kebutuhan mendesak. Muslimah juga wajib berkabung (ihdad) selama batas waktu yang telah ditentukan. Nabi pernah bersabda, “Seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhir tidak boleh berkabung lebih dari tiga hari kecuali karena kematian suami, yaitu selama empat bulan 10 hari.” (HR Muslim). Dia hendaknya tidak memakai make up, perhiasan, pakaian yang bagus, atau wewangian. Hal ini berdasarkan hadis Ummu Salamah RA secara marfu’, “Seorang wanita yang ditinggal mati suaminya dilarang memakai pakaian yang dicelup dengan ‘ushfur (pewarna merah), pakaian merah, mengenakan perhiasan, mewarnai kuku, dan celak.” (HR Bukhari). Wallahu a‘lam Do’a Kafaratul Majelis ‎سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَاإلٰهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إلَيْكَ. Media informasi LDRQ-Center 📷Instagram Dayah RQ : http://bit.ly/RaudhatulQuranIG 🌎Fans Page Fb : https://www.facebook.com/dayahrqcenter 📡Fb : https://www.facebook.com/pusat.rq 📷Instagram LDRQ: https://instagram.com/ldrq.raudhatulquran 🎬Youtube : http://bit.ly/RaudhatulQuranYoutube 🐦Twitter : https://twitter.com/LPI_DayahRQ?s=09 📝Telegram : t.me/dayahraudhatulquran #dayahraudhatulquran #ldrqraudhatulquran 💎⭐⛅🤝🏻

Tausiah LDRQ

KEUTAMAAN SHALAT BERJAMAAH DAN DAHSYATNYA PELIPATGANDAAN PAHALA

‎بِسْمِ ﷲِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم ‎اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ‎🗒🔊🎤 Tausiah Singkat Lajnah Dakwah RQ-Center ‎ ‎KEUTAMAAN SHALAT BERJAMAAH DAN DAHSYATNYA PELIPATGANDAAN PAHALA ‎ ‎1. Jaminan bagi Penjaga Shalat Berjamaah ‎Saudara-saudaraku, ibadah shalat berjamaah memiliki kedudukan yang sangat agung. Rasulullah bersabda: ‎”Barang siapa yang melaksanakan shalat Isya secara berjamaah, maka seakan-akan dia melakukan shalat separuh malam.” ‎”Dan barang siapa yang melaksanakan shalat Isya dan Subuh secara berjamaah, maka seakan-akan dia melakukan salat sepanjang malam.” ‎Siapa yang shalat Subuh berjamaah, maka ia ada dalam tanggungan (jaminan) Allah. Jika seseorang yang berada dalam jaminan ini meninggal dalam keadaan berdosa, Allah akan melindunginya dari neraka dengan berfirman kepada Malaikat: “Iya, tapi dia berada dalam tanggungan-Ku.” ‎ ‎2. Pahala Haji dan Umrah di Waktu Pagi ‎Raihlah keberkahan pagi, khususnya hari Kamis, karena Rasulullah mendoakan: ‎اللهم بارك لأمتي في بكورها ‎”Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.” ‎‎اللهم بارك لأمتي في بكور يوم الخميس ‎‎”Ya Allah, berkahilah umatku di waktu pagi hari Kamis.” ‎‎Jangan lewatkan shalat sunnah Isyraq (awal Dhuha). Rasulullah bersabda: ‎‎مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ (الفجر) فِي جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ، ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ تَامَّةٍ، تَامَّةٍ، تَامَّةٍ (HR. At-Tirmidzi). ‎‎”Barang siapa yang shalat Subuh berjamaah, kemudian duduk berdzikir (baca alquran /ibadah) kepada Allah hingga matahari terbit, lalu ia shalat dua rakaat, maka baginya pahala seperti haji dan umrah, sempurna, sempurna, sempurna.” ‎ ‎3. Bonus Pahala di Bulan Mulia ‎Allah melipatgandakan pahala di waktu istimewa: Bulan Rajab: Amal dilipatgandakan 30 kali lipat. Bulan Ramadhan: Pahala (dan dosa) dilipatgandakan hingga 1.000 kali lipat. Memberi Buka Puasa: Sekecil apapun pemberiannya (seteguk air/kurma), pahalanya sama dengan orang yang berpuasa tersebut dan menjadi pembebas dari neraka. ‎والله أعلم بالصواب وإليه المرجع والمآب ‎Do’a Kafaratul Majelis ‎سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَاإلٰهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إلَيْكَ ‎Media informasi LDRQ-Center ‎ ‎📞Channel whatsapp LDRQ: ‎https://whatsapp.com/channel/0029ValKVW6F1YlPl1ZAWz3C ‎📷Instagram LDRQ: https://instagram.com/ldrq.raudhatulquran ‎📷Instagram Dayah RQ : https://instagram.com/dayahraudhatulquran__ ‎🌎Fanpage FB: https://www.facebook.com/dayahrqcenter ‎📡Facebook: https://www.facebook.com/pusat.rq ‎🎬Youtube : https://www.youtube.com/channel/UCXam1oDfCU_ieIA9WBD3VoQ ‎🐦X: https://x.com/LPI_DayahRQ ‎📝Telegram: t.me/dayahraudhatulquran ‎ ‎#dayahraudhatulquran ‎#lajnahdakwahraudhatulqur’an

Tausiah LDRQ

Tanda-tanda Allah Cinta Kepada Hamba

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ 🗒️🔊 Tausiah Singkat Lajnah Dakwah Raudhatul Qur’an (LDRQ) 📖 Kalam Hikmah: من علامات حب الله لك Tanda-tanda Allah Cinta Kepada Hamba ١- يحبب التقرب إلى الله إلى قلبك، وييسر لك عمل العبادات والطاعات وأداء الصلاة في جماعة، وأداء الفرائض في أوقاتها Seorang hamba hatinya akan selalu terpaut untuk mendekatkan dirinya kepada Allah, memudahkan hamba untuk melaksanakan ibadah-ibadah, ketaatan-ketaatan, menunaikan shalat secara berjamaah, dan melaksanakan kewajiban-kewajiban tertentu pada waktunya. ٢- ينزل على قلبك الشعور بالراحة والسكينة Hati seorang hamba akan merasakan nyaman dan tentram. ٣- يلهم قلبك الصبر على اللإبتلاء والمصائب، حيث يعتبر الابتلاء إختبارا لقوة تحمل العبد وصبره Seorang hamba akan mendapati hatinya sabar dalam menghadapi cobaan dan musibah, karena musibah dianggap sebagai ujian ketabahan dan kesabaran seorang hamba. ٤- يجعلك محبوبا ومقبولا بين الناس وفي الأرض، فالله إن أحب عبدا أمر أهل السماء أن يحبوه، فإن أحبوه أمر أهل الأرض أن يحبوه Menjadikan seorang hamba dicintai dan diterima di antara manusia dan bumi, maka Allah apabila mencintai seorang hamba maka akan menyuruh semua makhluk langit untuk mencintai hamba tersebut, begitu juga dengan makhluk bumi Allah menyuruh untuk mencintai hamba tersebut. ٥- يبعد عنك المحرمات والمعاصي Seseorang hamba akan dijauhkan dari segala yang diharamkan dan maksiat kepada-Nya. ٦- يوفقك للعمل الصالح، سواء كان بدنيا أو قوليا أو ماليا Seorang hamba akan digiring untuk selalu melakukan amal kebaikan baik tubuh, perkataan dan hartanya. ٧- يوفقك للتوبة Allah giring seorang hamba untuk selalu bertaubat atas dosanya. ٨- يوفقك لنفع الناس وقضاء حوائجهم Allah giring seseorang untuk selalu bermanfaat bagi manusia dan menjadi hamba yang bisa memenuhi kebutuhan orang lain. ٩- يوفقك للإحسان إلى أهل بيتك، ويحسن عشرتك Allah giring seorang hamba untuk berbuat baik kepada keluarganya dan berbuat baik kepada mereka. والله أعلم بالصواب و علمه أتم Do’a Kafaratul Majelis سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَاإلٰهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إلَيْكَ. Media informasi LDRQ-Center 📷Instagram LDRQ 📷Instagram Dayah RQ 🌎Fans Page Fb 📡Facebook 🎬Youtube 🐦Twitter 📝Telegram #dayahraudhatulquran #lajnahdakwahraudhatulquran 💎⭐⛅🤝

Suasana tabarrukan dengan kain makam Rasulullah
Uncategorized

Maulid Nabi di Dayah Raudhatul Qur’an: Zikir dan Shalawat Menggema

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR – Di bawah langit Tungkop yang cerah, kompleks Dayah Raudhatul Qur’an dipenuhi lantunan zikir dan shalawat yang menggema penuh kekhusyukan. Minggu pagi (21/09/2025), ratusan santri dan masyarakat dari berbagai penjuru Aceh Besar berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam sebuah momen spiritual yang tak sekadar seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi atas perjuangan dan keteladanan Rasulullah. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Pimpinan Dayah, Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya memahami sīrah Nabi sebagai sumber inspirasi moral. “Keteladanan Rasulullah bukan sekadar untuk dikenang, tetapi harus diamalkan dalam setiap aspek kehidupan,” ucapnya dengan nada haru, seolah mengajak setiap hati untuk kembali menelusuri jejak sang teladan agung. Pimpinan Redaksi LDRQ, Ummi Hj Erliyanti Yusuf, SE, turut menyuarakan semangat dakwah yang menjadi ruh acara ini. Baginya, Maulid adalah wujud cinta yang hidup, bukan hanya dalam kata, tetapi dalam komitmen untuk terus menyebarkan nilai-nilai Islam yang lembut dan penuh keteguhan. “Kami ingin Maulid ini menjadi pengingat bahwa dakwah Rasulullah adalah warisan yang harus terus kita jaga dan suarakan,” tuturnya. Setelah zikir bersama yang menggetarkan hati, acara dilanjutkan dengan makan khanduri, tradisi Aceh yang menyatukan rasa syukur dan kebersamaan. Di bawah tenda-tenda sederhana, senyum dan tawa mengalir di antara suapan nasi, mempererat ukhuwah yang menjadi inti dari ajaran Islam. LDRQ: Dakwah Digital yang Tumbuh dari Dayah Lajnah Dakwah Raudhatul Qur’an (LDRQ) bukan sekadar media dakwah. Ia lahir dari semangat perubahan, didirikan pada 2018 oleh Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA, dan digagas oleh Ummi Hj Erliyanti Yusuf, SE bersama para dewan guru. Berawal dari unggahan ceramah dan tulisan di media sosial, LDRQ kini menjelma menjadi ruang dakwah digital yang menyentuh hati dan menjangkau umat. Dengan pendekatan yang santun dan penuh makna, LDRQ terus menyuarakan Islam sebagai rahmat bagi semesta. Di tengah derasnya arus informasi, mereka memilih untuk menjadi pelita, menyebarkan harapan, memperkuat ukhuwah, dan membangun kesadaran spiritual di tengah masyarakat modern.(*) Sumber: https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/987592/maulid-nabi-di-dayah-raudhatul-quran-zikir-dan-shalawat-menggema.