بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم
اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
🗒️🔊 Kajian Malam Ramadhan Lajnah Dakwah Raudhatul Qur’an (LDRQ)
Bersama :Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA
Tema :Ramadhan Bulan Ampunan dan Malu Kepada Allah
Ramadhan ke-5
23 | Februari | 2026 M / 05 | Ramadhan | 1447 H
📖 Kalam Hikmah:
رمضان شهر المغفرة والحياء من الله
وعن أبي هريرة رضي الله عنه: أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان يقول: «الصلوات الخمس، والجمعة إلى الجمعة، ورمضان إلى رمضان، مكفرات ما بينهن إذا اجتنبت الكبائر»،
Artinya: “Shalat lima waktu dan shalat Jum’at ke Jum’at berikutnya adalah penghapus untuk dosa antara keduanya selama tidak melakukan dosa besar.” (HR. Muslim)
Seorang hamba harus percaya bahwa tidak ada dosa yang dapat diampuni kecuali ia bertaubat, karena manusia pasti berbuat salah.
فعن أنس رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: «كل بني آدم خطاءُ، وخير الخطائين التوابون»، (سنن ابن ماجه).
Artinya : Dari Anas, semoga Allah meridainya, beliau berkata: Rasulullah shalla Allahu alaihi wa sallam bersabda: “Semua anak Adam adalah orang berdosa, dan orang berdosa yang terbaik adalah mereka yang bertaubat.” (Sunan Ibn Majah, 4251).
Allah Yang Maha Kuasa telah menetapkan ibadah-ibadah yang menolak dosa-dosa tersebut dan menjadikannya sebagai penebusan dosa. Di antara ibadah-ibadah tersebut adalah: “Ibadah-ibadah harian, seperti shalat lima waktu, yang tentangnya
قال عنها رسول الله صلى الله عليه وسلم: «أرأيتم لو أن نهراً بباب أحدكم يغتسل فيه كل يوم خمساً، ما تقول ذلك يبقي من درنه؟» قالوا: لا يبقي من درنه شيئاً. قال:«فذلك مثل الصلوات الخمس، يمحو الله بها الخطايا»، (متفق عليه).
Rasulullah SAW bersabda: ‘Apakah kalian mengira jika ada sungai di depan pintu rumah salah seorang dari kalian dan ia mandi di dalamnya lima kali sehari, akan ada kotoran yang tersisa padanya?’ Mereka menjawab: ‘Tidak akan ada kotoran yang tersisa padanya.’ Beliau bersabda: ‘Itulah seperti shalat lima waktu, yang dengannya Allah menghapus dosa-dosa.’ (Muttafaqun ‘Alaihi).”
Di antara hari-hari tersebut adalah hari-hari mingguan, seperti hari Jumat. Mengenai keutamaan pengampunan dosa pada hari Jumat, Nabi Muhammad SAW bersabda:
قال النبي صلى الله عليه وسلم: «لا يغتسل رجل يوم الجمعة، ويتطهر ما استطاع من طهر، ويدهن من دهنه أو يمس من طيب بيته، ثم يخرج فلا يفرق بين اثنين، ثم يصلي ما كتب له، ثم ينصت إذا تكلم الإمام، إلا غفر له ما بينه وبين الجمعة الأخرى»، (صحيح البخاري، 843)
Artinya : “Tidak seorang pun yang mandi pada hari Jumat, bersuci sebisa mungkin, mengoleskan minyak wangi atau parfum dari rumahnya, kemudian keluar dan tidak berjauhan dengan orang lain, kemudian mengerjakan salat wajib, lalu mendengarkan dengan saksama ketika imam bekhutbah, maka ia akan diampuni dosa-dosanya hingga hari Jumat berikutnya.” (Sahih al-Bukhari, 843)
Di antara ibadah-ibadah tersebut adalah ibadah tahunan, seperti berpuasa selama Ramadhan. Mengenai keutamaan puasa, Nabi Muhammad SAW bersabda:
قال النبي صلى الله عليه وسلم: «من صام يوماً في سبيل الله بعد الله وجهه عن النار سبعين خريفاً»، (صحيح البخاري، 2840).
Artinya : “Barangsiapa berpuasa satu hari karena Allah, maka Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka selama tujuh puluh tahun.” (Sahih al-Bukhari, 2840).
Ini juga merupakan nikmat dari Allah bagi orang yang berpuasa karena ia memperoleh tiga pengampunan dosa selama Ramadhan. Ia melaksanakan salat wajib dan menghadiri salat Jumat sambil berpuasa. Nikmat ini hanya diperoleh sekali dalam setahun. Berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharapkan pahala dari Allah akan menghapus dosa-dosa masa lalu orang yang berpuasa. Nabi Muhammad SAW bersabda:
قال صلى الله عليه وسلم: «من صام رمضان إيماناً واحتساباً غفر له ما تقدم من ذنبه»، (صحيح البخاري، 38).
Artinya : “Barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka dosa-dosa masa lalunya akan diampuni.” (Sahih al-Bukhari, 38).
استحيوا من الله فالحياء شعبة من الإيمان
Bersikaplah malu dan rendah hati di hadapan Allah, karena malu adalah salah bagian dari iman.
Setiap Muslim hendaknya benar-benar merasa malu di hadapan Allah, agar Allah tidak melihatmu dalam keadaan berbuat dosa. Malu adalah salah satu akhlak mulia yang dianjurkan Islam, dan merupakan salah satu sifat Allah Yang Maha Kuasa. Seorang Muslim harus yakin bahwa Allah menerima taubatnya, dan bahwa Dia Maha Pengampun. Rasulullah SAW bersabda:
عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: «إن ربكم حيي كريم يستحيي من عبده إذا رفع يديه إليه أن يردهما صفراً»،
Artinya : “Tuhanmu Maha rendah hati dan Maha Dermawan. Allah malu untuk menolak hamba-Nya dengan tangan kosong ketika hamba itu mengangkat tangannya kepada-Nya.”
Ini juga merupakan salah satu akhlak Nabi Muhammad SAW
وعن أبي سعيد الخدري رضي الله عن قال: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم أشد حياء من العذراء في خدرها، فإذا رأى شيئاً يكرهه عرفناه في وجهه»، (متفق عليه).
Artinya: Dari Abu Sa’id al-Khudri, semoga Allah meridainya, beliau berkata: “Rasulullah SAW lebih sopan dari pada seorang gadis di tempat persembunyiannya. Jika beliau melihat sesuatu yang tidak disukainya, kita dapat mengetahuinya dari wajahnya.” (Muttafaqun ‘Alaihi).
و الله أعلم بالصواب و علمه أتم
Do’a Kafaratul Majelis
سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَاإلٰهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إلَيْكَ.
Media informasi LDRQ-Center
📷Instagram Dayah RQ
🌎Fans Page Fb
📡Fb
📷Instagram LDRQ
🎬Youtube
🐦Twitter
📝Telegram
#dayahraudhatulquran
#ldrqraudhatulquran
💎⭐⛅🤝🏻




