بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم
اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
🗒️🔊 *Kajian Malam Ramadhan Lajnah Dakwah Raudhatul Qur’an (LDRQ)*
Bersama :Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA
Tema :Lalai adalah Kerugian yang Sangat Besar (الغفلة خسارة عظيمة)
📖 Kalam Hikmah:
Lalai (الغفلة) adalah penyakit yang menghancurkan dan membinasakan. Lalai bukan salah satu gaya hidup yang bagus. Lalai terus berkesinambungan dalam hidup sehingga tidak menemukan jati diri sebagai hamba ciptaan Allah SWT.
Bayangkan dalam hidup kita terus mengejar dunia mulai dari kecil hingga dewasa bahkan menjelang kematian pun kita masih disibukkan dengan perkara dunia, tidak ada waktu untuk bertaqarrub dengan Allah SWT, tidak ada waktu yang khusus untuk bermunajat dengan Allah SWT.
Maka beruntung kita Allah berikan bulan Ramadhan untuk dipergunakan sebaik mungkin untuk mengejar amal akhirat. Tetapi tak sedikit dari kita Ramadhan datang malah semakin sibuk untuk mengejar dunia dengan dalih mengumpulkan uang untuk merayakan hari raya.
Bahkan di malam kesepuluh terakhir bulan Ramadhan kita lihat orang-orang semakin sibuk mempersiapkan untuk persiapan hari raya, sibuk di toko, sibuk di tempat kerja dan lain sebagainya inilah menandakan kita lalai dari Allah SWT.
: إن من أعظم أسباب الغفلة
Sesungguhnya penyebab terbesar terjadinya kelalaian adalah :
١- الجهل بالله عز وجل وأسمائه وصفاته.
Tidak mengenal Allah SWT nama dan sifat-sifat-Nya
٢- الاغترار بالدنيا والانغماس في شهواتها.
Tertipu oleh dunia dan menuruti hawa nafsunya.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
ذَرْهُمْ يَأْكُلُوْا وَيَتَمَتَّعُوْا وَيُلْهِهِمُ الْاَمَلُ فَسَوْفَ يَعْلَمُوْنَ
Artinya : “Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong) mereka, kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatannya).” (QS. Al-Hijr : 3)
٣- ومن أسباب الغفلة أيضا صحبة السوء
Memiliki sahabat atau teman yang tidak baik
قيل: الصاحب ساحب، والطبع يسرق من الطبع، فمن جالس أهل الغفلة والجرأة على المعاصي سرى إلى نفسه هذا الداء
Dikatakan bahwa apabila seseorang memiliki teman seorang pencuri maka lambat laun dia akan mengikuti jejak temannya dan akan mencuri juga. Barangsiapa duduk bersama orang yang lalai dan berani berbuat maksiat, maka penyakit ini akan merenggutnya.
Allah SWT berfirman:
وَيَوۡمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلٰى يَدَيۡهِ يَقُوۡلُ يٰلَيۡتَنِى اتَّخَذۡتُ مَعَ الرَّسُوۡلِ سَبِيۡلًا. يٰوَيۡلَتٰى لَيۡتَنِىۡ لَمۡ اَتَّخِذۡ فُلَانًا خَلِيۡلًا. لَقَدۡ اَضَلَّنِىۡ عَنِ الذِّكۡرِ بَعۡدَ اِذۡ جَآءَنِىۡ ؕ وَكَانَ الشَّيۡطٰنُ لِلۡاِنۡسَانِ خَذُوۡلًا.
Artinya : “Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang zalim menggigit kedua tangannya, (menyesali perbuatannya) seraya berkata, “Wahai! Sekiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama Rasul.”
“Wahai celaka aku! Sekiranya (dulu) aku tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku),”
“Sungguh, dia telah menyesatkan aku dari peringatan (Alquran) ketika (Alquran) itu telah datang kepadaku. Dan setan memang pengkhianat manusia.” (QS. Al-Furqan : 27-29)
و الله أعلم بالصواب و علمه أتم
Do’a Kafaratul Majelis
سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَاإلٰهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إلَيْكَ.
Media informasi LDRQ-Center
📷Instagram Dayah RQ
🌎Fans Page Fb
📡Fb
📷Instagram LDRQ
🎬Youtube
🐦Twitter
📝Telegram
#dayahraudhatulquran
#ldrqraudhatulquran
💎⭐⛅🤝🏻




