بِسْمِ ﷲِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
اَللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
🗒🔊🎤 Tausiah Singkat Lajnah Dakwah RQ-Center
KEUTAMAAN DAN PANDUAN PUASA SUNNAH SYAWAL
Umat Islam sangat dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah setelah merayakan Idul Fitri dengan melaksanakan Puasa Enam Hari di Bulan Syawal. Ibadah ini sudah bisa dimulai sejak tanggal 2 Syawal. Keistimewaan utamanya adalah seseorang yang telah menuntaskan puasa Ramadhan lalu melengkapinya dengan enam hari di bulan Syawal akan diganjar pahala yang setara dengan berpuasa selama satu tahun penuh.
Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ وَأَتْبَعَهُ سِتَّاً مِنْ شَوَّالٍ، كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
”Barang siapa berpuasa Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan enam hari dari Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun.” (HR Muslim)
Mengapa hitungannya bisa menjadi satu tahun? Landasannya terdapat dalam Al-Qur’an mengenai pelipatgandaan pahala kebaikan:
مَن جَآءَ بِٱلۡحَسَنَةِ فَلَهُۥ عَشۡرُ أَمۡثَالِهَاۖ
”Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya.” (QS. Al-An’am [6]: 160)
Jika kita bedah secara matematis berdasarkan ayat tersebut:
• 30 hari Ramadhan dikali 10 setara dengan 10 bulan (300 hari).
• 6 hari Syawal dikali 10 setara dengan 2 bulan (60 hari).
• Total keduanya adalah 12 bulan, yang menggenapi waktu satu tahun.
Secara teknis, puasa Syawal dilakukan layaknya puasa pada umumnya, yakni menahan diri dari segala pembatal puasa sejak fajar menyingsing hingga matahari terbenam.
1. Niat pada Malam Hari
Jika Anda sudah berencana melakukannya esok hari, berikut adalah lafal niatnya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah ta’ala.”
2. Niat pada Siang Hari
Mengingat ini adalah ibadah sunnah, terdapat fleksibilitas jika Anda lupa berniat di malam hari. Anda diperbolehkan berniat di pagi atau siang hari selama belum mengonsumsi apa pun atau melakukan hal yang membatalkan puasa. Berikut lafalnya:
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya, “Aku berniat puasa sunnah Syawal hari ini karena Allah ta’ala.”
والله أعلم بالصواب وإليه المرجع والمآب
Do’a Kafaratul Majelis
سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لَاإلٰهَ إلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إلَيْكَ
Media informasi LDRQ-Center
📞Channel whatsapp LDRQ
📷Instagram LDRQ
📷Instagram Dayah RQ
🌎Fanpage FB
📡Facebook
🎬Youtube
🐦X
📝Telegram
#dayahraudhatulquran
#lajnahdakwahraudhatulqur’an




