Tungkop, Darussalam, Aceh Besar 085276704550 osdaraudhatulquran@gmail.com
Suasana Zikir bersama dalam rangka memperingati 21 tahun Tsunami Aceh
Tausiah LDRQ

ZIKIR MENGENANG 21 TAHUN TSUNAMI ACEH

ZIKIR MENGENANG 21 TAHUN TSUNAMI ACEH Dalam rangka mengenang 21 tahun peristiwa Tsunami Aceh, sebuah musibah besar yang meninggalkan duka mendalam sekaligus pelajaran berharga bagi kita semua, berikut kami bagikan bacaan zikir dan doa bersama. Zikir ini menjadi sarana untuk mengenang para syuhada, memohon ampunan bagi mereka yang telah berpulang, serta memanjatkan doa agar Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, perlindungan, dan keteguhan iman kepada kita semua. Semoga melalui zikir dan doa ini, kita dapat mengambil hikmah dari peristiwa tersebut, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan dalam menghadapi setiap ujian kehidupan. Silakan unduh file zikir di bawah ini untuk digunakan dalam pelaksanaan zikir bersama.

Suasana tabarrukan dengan kain makam Rasulullah
Uncategorized

Maulid Nabi di Dayah Raudhatul Qur’an: Zikir dan Shalawat Menggema

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR – Di bawah langit Tungkop yang cerah, kompleks Dayah Raudhatul Qur’an dipenuhi lantunan zikir dan shalawat yang menggema penuh kekhusyukan. Minggu pagi (21/09/2025), ratusan santri dan masyarakat dari berbagai penjuru Aceh Besar berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam sebuah momen spiritual yang tak sekadar seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi atas perjuangan dan keteladanan Rasulullah. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Pimpinan Dayah, Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya memahami sīrah Nabi sebagai sumber inspirasi moral. “Keteladanan Rasulullah bukan sekadar untuk dikenang, tetapi harus diamalkan dalam setiap aspek kehidupan,” ucapnya dengan nada haru, seolah mengajak setiap hati untuk kembali menelusuri jejak sang teladan agung. Pimpinan Redaksi LDRQ, Ummi Hj Erliyanti Yusuf, SE, turut menyuarakan semangat dakwah yang menjadi ruh acara ini. Baginya, Maulid adalah wujud cinta yang hidup, bukan hanya dalam kata, tetapi dalam komitmen untuk terus menyebarkan nilai-nilai Islam yang lembut dan penuh keteguhan. “Kami ingin Maulid ini menjadi pengingat bahwa dakwah Rasulullah adalah warisan yang harus terus kita jaga dan suarakan,” tuturnya. Setelah zikir bersama yang menggetarkan hati, acara dilanjutkan dengan makan khanduri, tradisi Aceh yang menyatukan rasa syukur dan kebersamaan. Di bawah tenda-tenda sederhana, senyum dan tawa mengalir di antara suapan nasi, mempererat ukhuwah yang menjadi inti dari ajaran Islam. LDRQ: Dakwah Digital yang Tumbuh dari Dayah Lajnah Dakwah Raudhatul Qur’an (LDRQ) bukan sekadar media dakwah. Ia lahir dari semangat perubahan, didirikan pada 2018 oleh Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA, dan digagas oleh Ummi Hj Erliyanti Yusuf, SE bersama para dewan guru. Berawal dari unggahan ceramah dan tulisan di media sosial, LDRQ kini menjelma menjadi ruang dakwah digital yang menyentuh hati dan menjangkau umat. Dengan pendekatan yang santun dan penuh makna, LDRQ terus menyuarakan Islam sebagai rahmat bagi semesta. Di tengah derasnya arus informasi, mereka memilih untuk menjadi pelita, menyebarkan harapan, memperkuat ukhuwah, dan membangun kesadaran spiritual di tengah masyarakat modern.(*) Sumber: https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/987592/maulid-nabi-di-dayah-raudhatul-quran-zikir-dan-shalawat-menggema.