Tungkop, Darussalam, Aceh Besar 085276704550 osdaraudhatulquran@gmail.com
KBIHU-RQ

KBIHU Raudhatul Qur’an Laksanakan Praktik Manasik Haji

Tungkop, Darussalam, Aceh Besar — KBIHU Raudhatul Qur’an melaksanakan kegiatan praktik manasik haji bagi seluruh calon jamaah haji yang tergabung dalam KBIHU Raudhatul Qur’an. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di halaman Dayah Raudhatul Qur’an, Tungkop, Darussalam, Aceh Besar. Praktik manasik haji ini dipimpin langsung oleh pembimbing KBIHU Raudhatul Qur’an, Abu Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA. Seluruh calon jamaah haji mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan dan kekhusyukan, mengenakan pakaian ihram sebagaimana pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci Arab Saudi, sehingga suasana praktik menyerupai kondisi ibadah haji yang sesungguhnya. Kegiatan praktik ini merupakan implementasi dari materi manasik haji yang telah disampaikan pada pertemuan-pertemuan sebelumnya. Dalam praktik tersebut, calon jamaah haji dibimbing secara langsung mengenai rukun haji, bacaan-bacaan wajib, serta tata cara dan hitungan dalam pelaksanaan ibadah haji. Setiap tahapan dijelaskan secara rinci agar jamaah dapat memahami dan mempraktikkan ibadah haji sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Abu Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA dalam arahannya menyampaikan bahwa praktik manasik haji sangat penting untuk memberikan gambaran nyata kepada calon jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Melalui praktik ini, diharapkan jamaah tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki kesiapan mental, fisik, dan spiritual dalam melaksanakan ibadah haji secara mandiri dan tertib. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, serta mendapat antusiasme tinggi dari para calon jamaah haji. Melalui pelaksanaan praktik manasik haji ini, KBIHU Raudhatul Qur’an berharap seluruh jamaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik, khusyuk, dan sesuai tuntunan Rasulullah SAW ketika berada di Tanah Suci nantinya.

Uncategorized

Dayah Raudhatul Qur’an Laksanakan Ujian Semester T.A 2025/2026

Tungkop, Darussalam – Dayah Raudhatul Qur’an (DRQ) kembali melaksanakan agenda akademik rutin berupa Ujian Semester Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan ini merupakan bagian penting dari sistem pendidikan dayah dalam rangka mengevaluasi proses pembelajaran santri selama satu semester. Berdasarkan informasi resmi sebagaimana tercantum pada poster kegiatan, ujian semester ini berlangsung mulai 18 hingga 21 Januari 2026 dan wajib diikuti oleh seluruh santri tanpa terkecuali. Pelaksanaan ujian semester ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman, penguasaan materi, serta kemampuan santri dalam mengkaji dan memahami kitab-kitab yang telah dipelajari sesuai dengan kurikulum dan jenjang kelas masing-masing. Adapun materi ujian mencakup kitab-kitab inti yang selama ini menjadi fondasi pendidikan di Dayah Raudhatul Qur’an, dengan fokus pada tiga bidang keilmuan utama, yaitu Fiqih, Tauhid, dan Tasawuf. Ketiga disiplin ilmu tersebut menjadi pilar penting dalam membentuk santri yang berilmu, berakidah lurus, serta memiliki akhlak dan spiritualitas yang kuat. Selama pelaksanaan ujian, pihak dayah menekankan pentingnya menjaga ketertiban, kedisiplinan, kejujuran, serta adab sebagai penuntut ilmu. Dewan asatidz dan panitia ujian turut melakukan pengawasan secara optimal agar ujian dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Ujian ini tidak hanya dimaknai sebagai sarana penilaian akademik, tetapi juga sebagai media pembinaan karakter santri, khususnya dalam melatih tanggung jawab, kesungguhan, serta kesiapan mental dalam menghadapi evaluasi. Pimpinan Dayah Raudhatul Qur’an berharap melalui ujian semester ini, para santri mampu mengevaluasi sejauh mana capaian belajar mereka, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas belajar di masa mendatang. Hasil ujian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi dewan guru dalam melakukan pembinaan lanjutan, baik dalam aspek akademik maupun pembentukan kepribadian santri. Menariknya, setelah seluruh rangkaian ujian semester selesai dilaksanakan, Dayah Raudhatul Qur’an telah menyiapkan kegiatan lanjutan berupa lomba antar santri. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah bakat, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis dan komunikatif santri di luar ruang kelas. Adapun jenis lomba yang akan diselenggarakan meliputi Lomba Pidato, Lomba Cerdas Cermat, Lomba Video Kreatif, dan Lomba Karya Ilmiah. Seluruh santri diwajibkan untuk berpartisipasi aktif dalam setiap perlombaan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh panitia. Melalui pelaksanaan ujian semester yang terstruktur serta kegiatan lomba yang edukatif dan kompetitif ini, Dayah Raudhatul Qur’an berharap dapat mencetak santri yang tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu keislaman, tetapi juga memiliki kemampuan berkomunikasi, berkreasi, dan berinovasi. Dengan demikian, santri diharapkan mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan masyarakat di masa depan.

Uncategorized

Zikir Bersama Peringati Malam Isra Mi’raj Nabi Muhammad ﷺ di Dayah Raudhatul Qur’an

Dalam rangka memperingati malam Isra Mi’raj Nabi Muhammad ﷺ, Dayah Raudhatul Qur’an menyelenggarakan kegiatan zikir bersama yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan makna spiritual pada malam Jumat, 27 Rajab 1447 Hijriah, bertempat di Dayah Raudhatul Qur’an, Tungkob Darussalam. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda keagamaan rutin yang bertujuan untuk menghidupkan malam-malam istimewa dalam kalender Islam serta memperkuat ikatan ruhani antara hamba dengan Allah SWT. Acara diawali dengan salat Maghrib berjemaah, yang diikuti oleh ribuan jamaah. Seusai shalat, jamaah larut dalam lantunan zikir dan doa yang dipanjatkan secara berjemaah, menciptakan suasana tenang, khidmat, dan penuh harap akan rahmat serta ampunan Allah SWT. Zikir bersama ini menjadi momentum muhasabah diri, mengingat kembali perjalanan hidup, serta memperbarui niat untuk meningkatkan kualitas ibadah. Puncak acara diisi dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Abu Dr. Tgk. H. Sulfanwandi, MA. Dalam ceramahnya, beliau menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukan sekadar perjalanan fisik Rasulullah ﷺ, melainkan sebuah peristiwa agung tentang perjumpaan seorang hamba dengan Allah SWT. Menurut beliau, Isra Mi’raj adalah simbol kedekatan spiritual tertinggi antara manusia dan Rabb-nya, yang menjadi sumber kekuatan iman dan keteguhan ibadah. Dalam tausiahnya, beliau menyampaikan bahwa malam 27 Rajab merupakan malam yang penuh nikmat dan karunia. “Alhamdulillah, Allah memberi kita nikmat yang paling agung, yaitu diizinkan bergabung menyebut-nyebut Allah secara berjemaah. 27 Rajab adalah peristiwa Isra Mi’raj, peristiwa jumpa dengan Allah, dan itu adalah nikmat yang paling indah dalam hidup,” tuturnya di hadapan jamaah. Ia menegaskan bahwa perjumpaan dengan Allah merupakan kebahagiaan yang melampaui segala kenikmatan dunia, bahkan menjadi gambaran tertinggi dari nikmat surga. Lebih lanjut, Abu Dr. H. Sulfanwandi, MA mengingatkan sabda Rasulullah ﷺ tentang majelis zikir sebagai taman-taman surga di dunia. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan berada dalam majelis zikir, karena di dalamnya terdapat rahmat, ketenangan, dan ampunan Allah SWT. Dalam majelis seperti inilah, lanjut beliau, hati yang lalai dibersihkan, dosa-dosa dihapuskan, dan jiwa kembali dikuatkan untuk menghadapi kehidupan. Dalam ceramahnya, beliau juga mengaitkan makna Isra Mi’raj dengan persiapan menyambut bulan-bulan mulia berikutnya, yakni Syaban dan Ramadhan. Malam Isra Mi’raj disebut sebagai bagian dari proses “pemanasan ruhani” sebelum memasuki puncak ibadah di bulan Ramadhan. Ia menekankan pentingnya membiasakan ibadah malam, memperbanyak zikir, doa, dan salat sunnah, sebagai bekal untuk meraih keutamaan Lailatul Qadar di bulan suci Ramadhan. Selain itu, jamaah diajak untuk merenungi hakikat kehidupan, bahwa hidup pada dasarnya adalah perjalanan menuju kematian. Kesadaran ini, menurut beliau, seharusnya mendorong setiap Muslim untuk memperbanyak amal saleh, menjaga hubungan dengan orang tua dan keluarga, serta memperkuat keikhlasan dalam beribadah. Dengan zikir berjemaah, beliau berharap jamaah dapat kembali dengan hati yang bersih, dosa yang diampuni, serta semangat baru untuk memperbaiki diri. Kegiatan zikir bersama dalam rangka memperingati malam Isra Mi’raj ini ditutup dengan doa bersama, memohon ampunan, keberkahan hidup, keteguhan iman, serta kemudahan dalam menjalani ibadah di bulan-bulan mendatang. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat kebersamaan dalam menghidupkan syiar Islam di lingkungan Dayah Raudhatul Qur’an. Melalui kegiatan ini, LDRQ berharap peringatan malam Isra Mi’raj tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi benar-benar menjadi sarana memperkuat keimanan, menumbuhkan kecintaan kepada ibadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Uncategorized

Dayah Raudhatul Qur’an Ucapkan Selamat Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW

Tungkop, Darussalam – Keluarga besar Dayah Raudhatul Qur’an menyampaikan ucapan selamat memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1447 Hijriah / 2026 Masehi kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat. Peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum penting dalam sejarah Islam, yang mengingatkan umat akan perjalanan agung Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha hingga Sidratul Muntaha. Peristiwa ini sekaligus menjadi dasar disyariatkannya shalat lima waktu sebagai kewajiban utama umat Islam. Melalui peringatan ini, Dayah Raudhatul Qur’an mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan Isra Mi’raj sebagai sarana memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, meningkatkan kualitas shalat, serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai bagian dari peringatan tersebut, Dayah Raudhatul Qur’an juga melaksanakan kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang berlangsung pada malam Jumat, 15 Januari 2026, bertepatan dengan 27 Rajab 1447 H, setelah shalat Maghrib berjamaah, bertempat di Bale Tajul Arifin, Dayah Raudhatul Qur’an, Tungkop, Darussalam, Aceh Besar. Kegiatan ini diisi dengan tausiyah oleh Abu Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA. Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, diharapkan seluruh jamaah dan masyarakat dapat mengambil hikmah serta memperkuat komitmen dalam menjalankan ajaran Islam secara kaffah, demi terwujudnya pribadi dan masyarakat yang berakhlak Qur’ani.

Uncategorized

LDRQ Sampaikan Ucapan Selamat Memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Aceh Besar — Lajnah Dakwah Raudhatul Qur’an (LDRQ) menyampaikan ucapan selamat memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah / 2026 M kepada seluruh umat Islam, khususnya masyarakat Aceh dan keluarga besar Dayah Raudhatul Qur’an. Peringatan Isra’ Mi’raj menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan spiritual Rasulullah SAW serta memperkuat komitmen umat Islam dalam menegakkan ibadah, terutama shalat lima waktu sebagai tiang agama. Ucapan tersebut disampaikan secara resmi oleh Ummi Hj. Erliyanti Yusuf, SE selaku Pimpinan Redaksi LDRQ, didampingi oleh Abu Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA selaku Pimpinan Dayah Raudhatul Qur’an, bersama jajaran dai dan pengurus LDRQ dari berbagai wilayah. Melalui momentum Isra’ Mi’raj ini, LDRQ mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam aspek ibadah, akhlak, maupun sosial kemasyarakatan. Isra’ Mi’raj bukan hanya peristiwa bersejarah, tetapi juga mengandung pesan mendalam tentang pentingnya hubungan manusia dengan Allah SWT dan sesama manusia. LDRQ berharap peringatan ini dapat meningkatkan keimanan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat dakwah yang rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat. Melalui media dakwah dan publikasi ini, Lajnah Dakwah Raudhatul Qur’an menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pesan-pesan keislaman yang menyejukkan, mendidik, dan mencerahkan umat, sejalan dengan visi Dayah Raudhatul Qur’an dalam membina generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah. #IsraMiraj #IsraMiraj1447H #LDRQ

Pengumuman

Undangan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad ﷺ 27 Rajab 1447 H

Pengumuman Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad ﷺ 27 Rajab 1447 H Dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad ﷺ, Dayah Raudhatul Qur’an Tungkop Darussalam mengundang seluruh santri, alumni, wali santri, serta masyarakat umum untuk menghadiri kegiatan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad ﷺ. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada malam Jum’at, bertepatan dengan 27 Rajab 1447 Hijriah, yang diawali dengan shalat Maghrib berjamaah, bertempat di Dayah Raudhatul Qur’an Tungkop Darussalam. Acara ini akan diisi dengan tausiyah dan mau’izhah hasanah oleh Abu Dr. H. Sulfanwandi, MA, yang akan mengupas hikmah Isra’ Mi’raj serta pentingnya shalat sebagai tiang agama dan sarana pembinaan akhlak umat. Peringatan Isra’ Mi’raj ini diharapkan menjadi momentum refleksi spiritual bagi seluruh jamaah dalam meneladani perjalanan Rasulullah ﷺ, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kualitas ibadah dan ukhuwah Islamiyah. Melalui kegiatan ini pula, Dayah Raudhatul Qur’an berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan keagamaan yang mendidik dan memperkuat nilai-nilai Islam di tengah masyarakat. Demikian pengumuman ini disampaikan. Atas perhatian dan kehadiran jamaah sekalian, kami ucapkan terima kasih. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan dan menjadikan kegiatan ini sebagai amal kebaikan bagi kita semua.

Cover-Bacaan-Bilal
Uncategorized

Bacaan Bilal pada Shalat Tarawih & Witir

Bacaan Bilal pada Shalat Tarawih & Witir Untuk membantu kelancaran dan kekhusyukan pelaksanaan shalat Tarawih dan Witir, berikut kami bagikan kumpulan bacaan bilal yang biasa dilantunkan dalam rangkaian ibadah Ramadhan. Bacaan ini disusun sebagai panduan bagi bilal maupun jamaah agar pelaksanaan shalat berjalan lebih tertib, khidmat, dan sesuai dengan tradisi yang berlaku. Silakan unduh dan pelajari file bacaan bilal di bawah ini. Semoga dapat menjadi referensi yang bermanfaat serta menambah kesempurnaan ibadah shalat Tarawih dan Witir kita semua.

Suasana Zikir bersama dalam rangka memperingati 21 tahun Tsunami Aceh
Tausiah LDRQ

ZIKIR MENGENANG 21 TAHUN TSUNAMI ACEH

ZIKIR MENGENANG 21 TAHUN TSUNAMI ACEH Dalam rangka mengenang 21 tahun peristiwa Tsunami Aceh, sebuah musibah besar yang meninggalkan duka mendalam sekaligus pelajaran berharga bagi kita semua, berikut kami bagikan bacaan zikir dan doa bersama. Zikir ini menjadi sarana untuk mengenang para syuhada, memohon ampunan bagi mereka yang telah berpulang, serta memanjatkan doa agar Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, perlindungan, dan keteguhan iman kepada kita semua. Semoga melalui zikir dan doa ini, kita dapat mengambil hikmah dari peristiwa tersebut, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan dalam menghadapi setiap ujian kehidupan. Silakan unduh file zikir di bawah ini untuk digunakan dalam pelaksanaan zikir bersama.

Suasana tabarrukan dengan kain makam Rasulullah
Uncategorized

Maulid Nabi di Dayah Raudhatul Qur’an: Zikir dan Shalawat Menggema

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR – Di bawah langit Tungkop yang cerah, kompleks Dayah Raudhatul Qur’an dipenuhi lantunan zikir dan shalawat yang menggema penuh kekhusyukan. Minggu pagi (21/09/2025), ratusan santri dan masyarakat dari berbagai penjuru Aceh Besar berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam sebuah momen spiritual yang tak sekadar seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi atas perjuangan dan keteladanan Rasulullah. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Pimpinan Dayah, Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya memahami sīrah Nabi sebagai sumber inspirasi moral. “Keteladanan Rasulullah bukan sekadar untuk dikenang, tetapi harus diamalkan dalam setiap aspek kehidupan,” ucapnya dengan nada haru, seolah mengajak setiap hati untuk kembali menelusuri jejak sang teladan agung. Pimpinan Redaksi LDRQ, Ummi Hj Erliyanti Yusuf, SE, turut menyuarakan semangat dakwah yang menjadi ruh acara ini. Baginya, Maulid adalah wujud cinta yang hidup, bukan hanya dalam kata, tetapi dalam komitmen untuk terus menyebarkan nilai-nilai Islam yang lembut dan penuh keteguhan. “Kami ingin Maulid ini menjadi pengingat bahwa dakwah Rasulullah adalah warisan yang harus terus kita jaga dan suarakan,” tuturnya. Setelah zikir bersama yang menggetarkan hati, acara dilanjutkan dengan makan khanduri, tradisi Aceh yang menyatukan rasa syukur dan kebersamaan. Di bawah tenda-tenda sederhana, senyum dan tawa mengalir di antara suapan nasi, mempererat ukhuwah yang menjadi inti dari ajaran Islam. LDRQ: Dakwah Digital yang Tumbuh dari Dayah Lajnah Dakwah Raudhatul Qur’an (LDRQ) bukan sekadar media dakwah. Ia lahir dari semangat perubahan, didirikan pada 2018 oleh Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA, dan digagas oleh Ummi Hj Erliyanti Yusuf, SE bersama para dewan guru. Berawal dari unggahan ceramah dan tulisan di media sosial, LDRQ kini menjelma menjadi ruang dakwah digital yang menyentuh hati dan menjangkau umat. Dengan pendekatan yang santun dan penuh makna, LDRQ terus menyuarakan Islam sebagai rahmat bagi semesta. Di tengah derasnya arus informasi, mereka memilih untuk menjadi pelita, menyebarkan harapan, memperkuat ukhuwah, dan membangun kesadaran spiritual di tengah masyarakat modern.(*) Sumber: https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/987592/maulid-nabi-di-dayah-raudhatul-quran-zikir-dan-shalawat-menggema.