Tungkop, Darussalam, Aceh Besar 085276704550 osdaraudhatulquran@gmail.com
Suasana tabarrukan dengan kain makam Rasulullah
Uncategorized

Maulid Nabi di Dayah Raudhatul Qur’an: Zikir dan Shalawat Menggema

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR – Di bawah langit Tungkop yang cerah, kompleks Dayah Raudhatul Qur’an dipenuhi lantunan zikir dan shalawat yang menggema penuh kekhusyukan. Minggu pagi (21/09/2025), ratusan santri dan masyarakat dari berbagai penjuru Aceh Besar berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam sebuah momen spiritual yang tak sekadar seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi atas perjuangan dan keteladanan Rasulullah.

Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Pimpinan Dayah, Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya memahami sīrah Nabi sebagai sumber inspirasi moral.

FOTO BERSAMA : Dewan guru dan anggota Lajnah Dakwah Raudhatul Qur'an (LDRQ) melakukan foto bersama pada acara peringatan Maulid di Dayah Raudhatul Qur'an, Tungkop, Aceh Besar, Minggu (21/9/2025).
FOTO BERSAMA : Dewan guru dan anggota Lajnah Dakwah Raudhatul Qur’an (LDRQ) melakukan foto bersama pada acara peringatan Maulid di Dayah Raudhatul Qur’an, Tungkop, Aceh Besar, Minggu (21/9/2025).

“Keteladanan Rasulullah bukan sekadar untuk dikenang, tetapi harus diamalkan dalam setiap aspek kehidupan,” ucapnya dengan nada haru, seolah mengajak setiap hati untuk kembali menelusuri jejak sang teladan agung.

“Kami ingin Maulid ini menjadi pengingat bahwa dakwah Rasulullah adalah warisan yang harus terus kita jaga dan suarakan,” tuturnya.

Setelah zikir bersama yang menggetarkan hati, acara dilanjutkan dengan makan khanduri, tradisi Aceh yang menyatukan rasa syukur dan kebersamaan. Di bawah tenda-tenda sederhana, senyum dan tawa mengalir di antara suapan nasi, mempererat ukhuwah yang menjadi inti dari ajaran Islam.

LDRQ: Dakwah Digital yang Tumbuh dari Dayah

Lajnah Dakwah Raudhatul Qur’an (LDRQ) bukan sekadar media dakwah. Ia lahir dari semangat perubahan, didirikan pada 2018 oleh Dr. Tgk. H. Sulfanwandi Hasan, MA, dan digagas oleh Ummi Hj Erliyanti Yusuf, SE bersama para dewan guru.

Berawal dari unggahan ceramah dan tulisan di media sosial, LDRQ kini menjelma menjadi ruang dakwah digital yang menyentuh hati dan menjangkau umat.

Dengan pendekatan yang santun dan penuh makna, LDRQ terus menyuarakan Islam sebagai rahmat bagi semesta. Di tengah derasnya arus informasi, mereka memilih untuk menjadi pelita, menyebarkan harapan, memperkuat ukhuwah, dan membangun kesadaran spiritual di tengah masyarakat modern.(*)

Sumber: https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/987592/maulid-nabi-di-dayah-raudhatul-quran-zikir-dan-shalawat-menggema.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan